Saat ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya saat sedang berada di rumah dan sedang sendiri. Saat akan makan malam belum sempat menyantap makan malamnya, polisi sudah mengetuk pintu rumahnya.
"Saya bilang kooperatif dan saya dibawa ke Polda. Saya nggak hitung, tapi ada lima orang, semua masuk rumah. Saksi-saksi kemarin ada saat penangkapan," kata Tio Pakusadewo saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga empat paket sabu itu dikatakan Tio Pakusadewo Rp 1,5 juta. Barang itu didapat Tio dari seorang perempuan bernama Vina.
"Murah. Biasanya Rp 2 juta (Vina cuma 1,5 juta)," aku Tio Pakusadewo.
Sayang, sampai saat ini Tio Pakusadewo tak tahu lagi dimana Vina berada. Penyidik pernah memintanya untuk menghubungi Vina tapi nomor ya tak aktif.
"Dia bilang empat paket. Biasanya satu paket isi seperempat gram. Empat paket 1 gram Rp 1,5 juta. Murah. Kalau ditempat biasa Rp 1,7 juta sampai Rp 1,8 juta," jelas Tio Pakusadewo.
[Gambas:Video 20detik] (pus/dar)











































