Insiden Lempar Telepon, Russel Crowe Minta Maaf

Insiden Lempar Telepon, Russel Crowe Minta Maaf

- detikHot
Kamis, 09 Jun 2005 11:23 WIB
Insiden Lempar Telepon, Russel Crowe Minta Maaf
Jakarta - Dengan jiwa besar, Russel Crowe mengakui kesalahannya. Dalam sebuah acara talk show, aktor asal Austalia itu pun meminta maaf atas tindakannya melempar telepon hingga melukai seorang pegawai hotel.Seperti telah diberitakan beberapa waktu lalu, Crowe yang sedang melakukan promosi film terbarunya "Cinderella Man", menginap di Hotel Mercer, New York, Amerika Serikat. Ketika hendak menghubungi istrinya Daniele Spencer di Australia, melalui telepon hotel, Crowe mengalami kesulitan. Kesal dengan pelayanan hotel yang kurang memuaskan, aktor itu pun komplain pada seorang pegawai hotel. Bukannya komplain dengan baik-baik, peraih Oscar itu justru melempar telepon tersebut hingga melukai mata sang pegawai yang kemudian diketahui bernama Nestor Estrada."Kejadian kemarin adalah kejadian paling memalukan yang pernah terjadi seumur hidupku. Aku sudah banyak melakukan hal-hal yang cukup bodoh beberapa tahun terakhir ini. Melakukan satu hal bodoh lainnya, rasanya benar-benar memalukan sekali," cerita ayah dari satu orang putra itu pada acara David Letterman Talk Show.Crowe kemudian menambahkan melalui acara talk show tersebut, ia ingin mengajukan permintaan maafnya pada Nestor Estrada. Pemeran John Nash dalam "A Beautiful Mind" itu mengaku sudah berusaha menghubungi Estrada melalui telepon untuk minta maaf langsung, namun telepon dari Crowe tidak dijawab oleh si pegawai hotel.Aktor berusia 41 tahun ini kemudian curhat soal kenapa ia bisa bertindak semarah itu hanya karena teleponnya tidak bisa terhubung. Apa yang dilakukannya kata Crowe karena ia benar-benar merasa kangen dengan keluarganya."Aku hanya mencoba melakukan tugasku sebagai seorang suami. Istriku tentu perlu tahu bagaimana kabarku. Tapi alasan terpenting kenapa aku ingin menelepon adalah karena aku merasa kesepian. Aku merasa tidak terbiasa jauh dari rumah, anak dan istriku," tutur Crowe, dilansir dari AP, Kamis (9/6/2005).Namun seperti istri Crowe katakan pada suaminya itu, alasan yang dikatakannya tidak bisa dijadikan dasar tindakan kekerasannya pada si pegawai hotel. "Kata istriku, banyak suami-suami lainnya yang jauh dari keluarga dan juga merasa kesepian." (eny/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads