"Banyak banget yang berubah. Seperti tadi yang saya bilang, tingkah laku saya diubah di sana. Salah satunya, dulu saya nggak bisa bangun subuh dan sholat pun jarang. Saya akui itu dan selama di rehab saya harus sholat," jelas Ammar saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/12/2017).
Perubahan secara mental pun telah ia rasakan sejak awal saat melalui banyak proses rehabilitasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain rajin sholat, hal yang ia dapatkan saat mengalami masa buruk seperti itu adalah semakin mengetahui dampak bahaya dari narkoba.
"Saat itu saya belum tahu adiksi, saya hanya bergaul dengan orang-orang yang salah, saya pakai itu dan nggak tau dampaknya. Saat saya tahu dampaknya saya ingin sekali berbagi ke semua orang bahwa narkoba itu nggak menguntungkan sama sekali," ungkapnya penuh rasa sesal.
Hal yang telah dijalaninya selama masa-masa sulit sudah memberikan banyak pelajaran baginya.
"Kelakuan saya, behavior saya harus diubah. Itu yang saya pelajari selama 5 bulan di rehabilitasi," tukasnya. (vep/dar)
