Stres, Michael Jackson Sakit Punggung

Stres, Michael Jackson Sakit Punggung

- detikHot
Senin, 06 Jun 2005 13:51 WIB
Stres, Michael Jackson Sakit Punggung
Jakarta - Persidangan benar-benar membuat Michael Jackson stres. Minggu (5/6/2005) "King of Pop" itu dilarikan ke rumah sakit karena sakit punggung yang dideritanya.Ditemani pengawalnya, penyanyi berusia 46 tahun itu tiba di Rumah Sakit 'Santa Ynez Valley', California, Amerika Serikat, pada pukul 14.30 waktu setempat. Rumah sakit tersebut berada lima mil jauhnya dari kediaman Michael di Neverland."Punggung Mr. Jackson bermasalah lagi. Sakitnya lumayan serius makanya ia perlu diperiksa di sini," ujar juru bicara Jackson, Raymone K. Bain, seperti dilansir dari AP, Senin (6/6/2005).Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, pada pukul 20.00 waktu setempat, akhirnya Michael diperbolehkan pulang. Sejumlah penggemar yang sudah menunggu, langsung meneriakkan kata-kata dukungan pada Michael. "Kami cinta kau," teriak mereka."Stres yang dideritanya benar-benar berat. Selain sakit punggungnya, dia baik-baik saja," tutur Bain lagi, pada pers sesaat setelah Michael keluar dari rumah sakit.Sudah kedua kalinya Michael didera sakit punggung. Awal Maret lalu, adik Janet Jackson itu juga pernah dilarikan ke sebuah rumah sakit karena penyakitnya itu. Selain sakit punggung, pelantun "Heal The World" ini juga pernah terkena flu sehingga menggangu jadwal persidangan kasusnya.Saat ini, persidangan kasus pelecehan seksual yang dihadapi Jacko hampir memasuki tahap akhir. Para juri akan memberikan keputusannya, Senin (13/6/2005) pekan depan.Sambil menunggu hasil menegangkan itu, sekembalinya dari rumah sakit, penyanyi yang pernah membintangi film "Thriller" ini akan berkumpul dengan seluruh keluarganya di Neverland. Di rumah tersebut, Jacko juga banyak menghabiskan waktunya untuk berdoa."Aku ngobrol dengannya hampir setiap hari. Kami juga sering berdoa bersama. Kami akan terus berdoa hingga keputusan itu keluar," imbuh pendeta Jesse Jackson yang juga masih famili dengan Michael.Foto: Timothy A. CLARY/AFP (eny/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads