DetikHot

celeb

Atalarik Tak Larang Ketemu Anak, Marwa: Lupa Saya Diusir Seperti Pengemis?

Rabu, 29 Nov 2017 12:32 WIB  ·   Mauludi Rismoyo - detikHOT
Atalarik Tak Larang Ketemu Anak, Marwa: Lupa Saya Diusir Seperti Pengemis? Foto: Tsania Marwa dan Atalarik Syah (Palevi S/detikHOT)
Jakarta - Drama Tsania Marwa dan Atalarik Syah tak kunjung habis usai bercerai. Belakangan ini, Tsania sangat ingin sekali bertemu kedua anaknya lagi.

Tsania Marwa bahkan harus berbincang dengan adik ipar Atalarik Syah, Nanda, menanyakan kondisi anak-anaknya. Namun, ia tak bisa mendapat jawaban dari Nanda karena dia tak mau mencampuri urusannya dengan Atalarik.

Di sisi lain, Tsania juga memposting sebuah pernyataan dari Atalarik. Tapi belum diketahui pertanyaan sebelum Atalarik memberikan jawaban tersebut.

"Iya saya sudah liat. Dari awal tidak ada yg melarang dia bertemu anaknya. Dia, para pengacara, KPAI dan seluruh keluarga kedua belah pihak pun tau itu. Coba dia minta ijin baik2 sama pengacaranya, jangan minta ijin sama medsos," kata Atalarik dalam postingan Instagram Tsania Marwa, saat dikutip detikHOT, Rabu (29/11/2017).


Kemudian, Tsania pun lagi-lagi merespons pernyataan Atalarik yang dikirim kepadanya sampai akhirnya diposting ke media sosialnya. Ia membalas dengan kata-kata yang menohok.

"Saya harus izin Pengacara? Tidak pernah dilarang? Lupa saya diusir dari depan pagar rumah seperti pengemis mau minta sumbangan sama kakak anda sendiri?! SAYA IBUNYA! Begitukah anda memperlakukan Istri anda sebagai Ibu dari anak2 anda? Atau pakai teori hukum yang mana?," kata Tsania Marwa.

Permasalahan Tsania Marwa dengan Atalarik Syah terbilang pelik. Tsania sampai sekarang mengaku sulit bertemu anak. Ia belum lama ini malah membuat surat terbuka ke Vonny Cornelia, yang disebut sekarang dekat dengan Atalarik dan merawat anak-anaknya.


(mau/kmb)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed