"Empat kali tembakan peluru tajam," kata Jeremy dengan nada kesal saat ditemui di Gedung Divisi Propam Polri, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jeremy mengatakan petugas telah mengunjungi rumahnya untuk meminta keterangan Axel. Dalam pemeriksaan, petugas itu mengonfirmasi jenis senjata yang digunakan para terduga oknum.
"Kemarin Minggu (16/7), 4 anggota paminal sudah ke rumah. Meminta keterangan apa yang dikatakan oleh oknum tersebut, senjata apa yang digunakan. Bahkan Axel diperlihatkan, 'Ini senjatanya ya?', 'Iya betul'. Jenis revolver," terang Jeremy.
Axel Matthew mengalami penganiayaan hingga sekujur badannya babak belur. Peristiwa itu terjadi di Hotel Kristal, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7) malam. Axel diduga terlibat tindak pidana kepemilikan narkotika. Dia digiring ke dalam kamar hotel tersebut.
Jeremy Thomas yang mendapat kabar bahwa anaknya diringkus sekelompok orang, melaporkan hal tersebut ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dia bersama tim pengacara langsung mengunjungi lokasi. Saat masuk ke dalam gedung hotel, dia melihat anaknya turun bersama beberapa pria dengan kondisi sudah babak belur. (hnh/wes)











































