Setelah surat gugatan perceraian diajukan ke Pengadilan Agama Cibinong pada 14 Maret 2017, Marwa memang jarang berjumpa dengan anak-anak. Di sisi lain, Atalarik juga tak bisa dihubungi oleh Marwa.
"Saya punya WA (WhatsApp) pribadi dia ke Arik, dia belum mau dulu ketemu anak-anak. Jadi ada kata-kata itu," ungkap pengacara Atalarik, Junaidi, usai mengisi acara program 'Rumpi No Secret' di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atalarik memang sengaja blokir nomor ponsel milik istrinya. Ia beralasan, itu sebagai salah satu cara untuk menghindari masalah rumah tangga yang semakin runyam.
"Diblok itu sejak tanggal 31 Maret. Tapi sebelumnya, dia belum bertemu dengan anaknya. Dia tak mau bertemu dengan anaknya, jadi jangan di balik-balik lagi," tukas Junaidi.
Marwa mengaku sama sekali tak punya akses untuk bertemu dengan anak-anaknya. Curhat di Instagram pun menjadi pilihan terakhir.
"Apa daya karena saya sudah nggak bisa sama sekali punya akses ke anak saya. Saya bisa pastikan, saya bisa kasih bukti kalau memang selama ini saya hanya punya akses ke Bapak Junaidi selaku pengacara dari Mas Atalarik," tutur Marwa beberapa waktu lalu.
(nu2/nu2)











































