Wendy menceritakan bagaimana dia sekali dua kali pernah memberikan hukuman berupa cubitan pada anaknya. Perilaku seperti itu pun membuatnya dapat pelajaran.
"Jujur kalau gue suka masih ke bawa, awal banget itu sekali dua kali nyubit tapi nggak mukul, kalau udah out of control banget dan juga tanpa alasan itu salah," akunya kepada detikHOT di Studio PO, Mampang, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan mentang-mentang sebagai orangtua bisa seenaknya memberikan hukuman untuk anak, apalagi dalam bentuk kekerasan. Sebaiknya, tanyakan terlebih dahulu alasan si anak melakukan kesalahan itu.
"Gue ketemu sama pihak sekolah, gue share treat gue kepada anak. Gue dapat evaluasi juga itu bisa dijalani. Sebaiknya memang tidak yang harus dijalani mendidik anak itu bukan punishment dan reward tapi ke arah reasonable apa nggak nih," jelas komedian berusia 37 tahun itu.
"Lebih ke arah masalahnya apa, kenapa sampai kayak gitu, ada konsekuensi ke depannya kayak, kamu suka nggak digituin?" imbuhnya.
Sebagai kepala rumah tangga, Wendy sangat menjauhi KDRT. Banyaknya masalah kekerasan membuatnya cukup prihatin.
Terlebih media sosial zaman sekarang yang bisa dibilang sangat bebas. Wendy yang juga tidak tega memilih untuk tidak memperlihatkan konten-konten yang menunjukkan kekerasan meski bertujuan untuk mendidik. (pus/mmu)











































