Dara kelahiran Jamaika 14 Oktober 2002 itu pun perlu mempelajari khusus cara menjadi antagonis. Dia juga kerap meminta saran untuk membangun karakter tersebut kepada rekan-rekannya.
"Aku nanya-nanya ke yang lain gimana bikin enaknya karakter ini. Aku denger semua opini orang lain dan itu ngebantu aku banget," ujar Megan, kepada detikHOT, Kamis (23/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, ada hal yang mengganjal dirasakan Megan saat menjadi antagonis. Dirinya takut diserang ibu-ibu.
"Aku takut nanti dijambak, dicakar," tuturnya sambil tertawa. (mau/mmu)











































