"Waktu itu soal Ahok dan Aliando. Menurut saya sih nggak ada masalah," ucap Anji mengawali ceritanya kepada detikHOT di Kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Saat itu Anji mempertanyakan karya sang bintang muda yang berhasil mengalahkan penyanyi, ternama seperti Afgan dalam sebuah ajang penghargaan. Akan tetapi, kicauan Anji diserbu oleh Alicious yang merupakan fans Aliando.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah terbiasa mikir konten apa yang mau di-upload. Saya salah satu pelaku media yang jarang menghapus postingan," ucap Anji.
Menghapus postingan paling sering dilakukan Anji bila dirinya salah menulis kata. Menghapus sebuah postingan menurutnya akan menunjukkan dirinya tidak percaya diri dan merasa bersalah.
"Kalau saya sih ya menyarankan mau posting itu mikir dulu. Ada beberapa kali saya dimarahin orang, nggak apa-apa itu bukan masalah yang penting banget," tambahnya.
"Kalau menurut saya, saya nggak salah, saya nggak minta maaf. Karena biasanya paling saya minta maaf kalau nyinggung perasaan orang. Soal pendapat yang saya keluarkan biasanya sudah saya pikirkan sebelumnya," tandas Anji.
Memikirkan dulu apa yang akan diposting itu akan membawa kebiasaan baik untuk para pengguna media sosial. Jadi dirinya bisa mengetahui mana berita yang memang pantas untuk diposting atau tidak. Selain itu, Anji jadi tahu risiko-risiko apa yang akan diterimanya setelah memposting sesuatu. (pus/wes)











































