"Yang unik adalah sebenarnya saya lebih dulu nge-tweet itu ketimbang Uus. Cuma nggak ada yang respon seperti Uus," aku Acho ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017).
Menurut Acho, karena situasi saat ini sangat sensitif alhasil Uus terkena sialnya. Dirinya merasa memang dari awal sudah ada yang membenci Uus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kesialan yang menimpa rekan seprofesinya, Acho menjelaskan memang ada batasan dalam memposting curhatan atau sebuah kritikan.
"Kalau saya di sosmed selalu membatasi apa yang layak saya publish dan tidak. Kaya misalnya hal pribadi saya tidak akan. Memang saya nggak bisa bilang Uus salah juga, karena itu hak dia untuk mengkritisi sesuatu," tutup Acho.
(pus/nu2)











































