"Ternyata ada 60 adegan bahkan hampir 70 lebih. Dan kita bisa melihat sendiri banyak kebohongan dari tersangka. Tapi nggak bisa berbohong dia karena sudah ada urutan (proses rekonstruksi)," ujar Henry Indraguna, kuasa hukum Farah, di kawasan Paninggilan, Ciledug, Tangerang, Kamis (29/12).
Foto: Veynindia esaloni Pardede |
Dalam rekonstruksi ini banyak kebohongan yang dilakukan pelaku. Bahkan saat sedang berhadapan dengan kepolisian dan Farah Dibba, pelaku mencoba merekayasa perbuatannya saat melakukan tindakan kejinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Veynindia esaloni Pardede |
Pada 19 Desember 2016 lalu RS yang merupakan agen properti bertemu Farah Dibba yang hendak membeli rumah darinya. Namun, kelakuan aneh RS mulai terlihat saat Farah melihat kondisi lantai dua rumah tersebut, dan seketika RS menutup tirai rumah tersebut. Dan terjadilah insiden tersebut di siang hari.
Saat menjalani proses rekonstruksi kasus tersebut, Farah sempat teriak histeris dan tak kuat menahan emosi.












































Foto: Veynindia esaloni Pardede
Foto: Veynindia esaloni Pardede