Chelsea Islan Meniti Karier dari Panggung ke Panggung

Chelsea Islan Meniti Karier dari Panggung ke Panggung

Mahardian Prawira Bhisma - detikHot
Jumat, 11 Nov 2016 16:40 WIB
Chelsea Islan Meniti Karier dari Panggung ke Panggung
Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images
Jakarta - Chelsea Elizabeth Islan atau yang lebih akrab disapa Chelsea Islan, begitu mencuri perhatian sejak kemunculannya di tahun 2013 lewat film 'Refrain' arahan sutradara Fajar Nugros. Dalam film drama remaja itu, ia bermain bersama Maudy Ayunda dan Afgan Syahreza. Semua itu berawal dari kecintaanya pada teater.

Bintang film '3 Srikandi' itu memang terbiasa dan terlatih mengikuti teater sejak duduk di bangku sekolah dan terus berlanjut hingga tamat pendidikan. Berkat kegigihannya dalam melakoni peran demi peran di atas panggung, cewek kelahiran tahun 1995 itu kini namanya begitu dikenal berkat judul-judul film yang tak jarang 'box office'. Seperti 'Street Society' (2014), 'Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar' (2014), 'Di Balik 98' (2015), hingga 'Rudy Habibie (2016).

Chelsea merasakan, ilmu yang telah diperoleh dari panggung teater kini bermanfaat bagi kelangsungan karier aktingnya di layar lebar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau soal kebawa dari teater atau tidak sebenarnya sih tidak ada. Yang kebawa tapi bekal itu sendiri yang aku inget kayak bagaimana kita harus menghafal skrip, membedah naskah, karena kita kan di teater itu menganalisis sekali. Kita menganalisa setiap kalimat," tuturnya.

"Terus setiap adegan jadi kayak ada karakter art-nya, ada karakter grafisnya, di sini dia jatuh, di sini dia bangun, di sini dia seneng, dia nangis... jadi dari teater itu aku kebawa ke film ini teknik-tekniknya kebawa saat aku berakting di film," tambahnya.

"Teknik seperti nggak boleh salah, one take, oke kayak gitu-gitu karena kan kayak teater itu run through nggak boleh salah. Tapi lebih ke displin sih teater itu. Disiplin dan komitmen, aku belajar itu sih dari teater, fokus dan konsentrasi, nah itu yang aku bawa ke film. Ketika aku bermain film aku juga mengaplikasikan teknik-teknik yang ada di teater gitu," urainya lagi.

Tak heran dalam beberapa judul film yang telah ia bintangi, putri pasangan Samantha Barbara dan Indra Budianto itu terlihat natural. Dirinya juga harus bisa membedakan ketika bermain film dan teater. Menurutnya ketika bermain film ia harus bersikap layaknya dalam keseharian yang apa adanya.

"Kalau di film itu aktingnya harus natural, bawaannya dan cara ngomongnya harus seperti sehari-hari. Kalau teater kita kayak hidup seperti di dunia yang full of imagination, kayak berangan-angan, kayak menceritakan dongeng gitu. Tapi kalau film itu kan, ya udah kayak aku ngomong gini, langsung straight to the point, menyampaikan pesannya langsung," tandasnya.

(mah/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads