Naomi Campbell Kembali Pukuli Asistennya
Kamis, 31 Mar 2005 12:37 WIB
Jakarta - Seorang sumber dari sebuah kolom gosip di koran New York Post yaitu Page Six, kemarin mengabarkan bahwa Naomi Campbell memukul asistennya dengan sebuah handphone. Pemukulan tersebut terjadi ketika si asisten menemani supermodel tersebut untuk sebuah acara peragaan busana di Brazil."Naomi menamparnya dengan satu tangan dan satu tangannya yang lain dipergunakan untuk memukul dengan BlackBerry (merek sebuah handphone)," imbuh sumber tersebut.Ketika si asisten ingin melaporkan perbuatan Campbell tadi, model yang pernah berkencan dengan petinju Mike Tyson itu mengancam akan meninggalkannya seorang diri di Brazil. Bukan hanya ditinggal tapi si asisten juga harus membayar tagihan hotel bintang lima tempat mereka menginap dan juga pulang dengan ongkos pesawat sendiri."Mereka tinggal di sebuah kamar yang sangat mahal di Rio (Brazil). Tentu saja si asisten tidak akan mampu membayarnya. Akhirnya terpaksalah dia menuruti kemauan Naomi. Tapi dia akan segera berhenti dari pekerjaanya begitu mereka kembali lagi ke New York," jelas sumber Page Six, seperti dilansir Kamis (31/3/2005).Namun setelah berita tersebut muncul di koran, melalui juru bicaranya, Campbell langsung memberi bantahan. Si asisten yang dikabarkan dipukuli itu juga turut memberikan bantahan melalui email yang dikirimnya kepada koran tersebut."Saya telah bekerja dengan Naomi Campbell selama beberapa bulan dan seringkali bepergian bersamanya. Naomi selalu memperlakukan saya dengan penuh rasa hormat. Jadi gosip yang tersebar itu dapat saya katakan sangat tidak benar," tulis si asisten.Sebenarnya kasus pemukulan yang dilakukan oleh supermodel Naomi Campbell di atas bukanlah untuk yang pertama kalinya. Di tahun 2004 lalu, pembantu dari model yang pernah bertunangan dengan basis U2 itu juga pernah dipukul hingga harus dirawat di sebuah rumah sakit.Kemudian di tahun 2000, model kelahiran 22 Mei 1970 itu juga pernah dinyatakan bersalah oleh pihak kepolisian atas kasus pemukulan terhadap asistennya Georgina Galanis. Pemukulan itu juga dilakukannya dengan handphone.Di tahun 1999, Campbell dilaporkan pernah dirawat di sebuah klinik untuk mengatasi temperamennya yang mudah marah. Karena temperamennya itulah akhirnya dia putus dengan pacarnya Flavio Briatore. (eny/)











































