"Biasanya kan kalau di luar mau ke mana ngabuburit itu bisa bebas. Tapi sekarang di tahun ini saya harus ada di rutan. Tapi tetap subhanallah, saya bersyukur walaupun saya di rutan, nikmatnya Ramadan nggak berkurang sama sekali," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (6/6).
Melalui hari-hari perdana Ramadan di penjara, Saipul mengaku tetap tak bersedih. Ia menilai penjara justru suasananya makin erat kebersamaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Jadi kebersamaannya bener-bener erat. Mungkin kalau denger kata lapas atau penjara menyeramkan menakutkan, tapi alhamdulillah dalam hati saya tidak ada rasa takut sama sekali pada saat saya menjadi warga binaan," tuturnya.
"Semua mereka di sana baik-baik, negur, saling perhatian. Jadi saya tidak merasa kehilangan atau takut selama di sana," tambah Ipul. (kmb/mmu)












































