Ditemui seusai mengisi acara di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan pada Senin (18/4/2016) Galih membawa serta kekasihnya, Kumala. Berpacaran selama delapan bulan, keduanya sudah bicara soal pernikahan.
"Ini calon istri saya, udah delapan bulan pacaran. Rencana (nikah) Insya Allah ada. Akhir tahun mau nikah. Ketemu 2000 saya lihat di sinetron 'Bidadari'. Lama nggak ketemu. Ketemu lagi tahun 2004," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: WS Mengaku Tidak Menjambak Tamara Bleszynski
"Kalau saya merasa nyaman kenapa harus ditunda? Ini tinggal nentuin tanggal. Konsepnya udah ada. Digelar di Jakarta dan tahun ini," lanjut Galih mantap.
Menerima Galih menjadi calon suami berarti juga harus bisa menerima masa lalunya. Dan Kumala pun siap menerima Galih apa adanya.
"Galih itu laki-laki baik. Mungkin kemarin itu proses cerai banyak nge-blank. Semenjak lewat masalah satu-satu, kesulitan ketemu anak, itu tekanan batin saya kuatin di situ. Sekarang Galih udah bisa kerja dan punya gairah hidup. Kemarin sempat vakum, gemuk dan pelupa. Banyak efek dari perceraian," sambung Kumala.
Sebelumnya Kumala disebut-sebut sebagai alasan Fairuz mempersulit Galih untuk bertemu dengan anak. Sang aktris disebut cemburu karena mantan suaminya punya pacar, yang tak lama langsung dibantah oleh Fairuz.
(dal/doc)











































