Fairuz A Rafiq berbagi cerita mengenai kondisi ibundanya yang kini tengah berjuang melawan penyakit Alzheimer. Istri Sonny Septian itu dengan tegar menceritakan perubahan besar dalam hidupnya dan keluarga sejak ibunya didiagnosis sekitar tiga tahun lalu.
Momen-momen sederhana yang dulu biasa ia lakukan bersama ibundanya, kini menjadi sebuah kemewahan yang tak bisa lagi dirasakan. Ia mengaku sering merasa haru ketika melihat orang lain bisa bepergian dengan orang tua mereka.
"Kadang kalau suka ngelihat di mal, di jalan, kalau ada orang bawa orang tuanya tuh kadang suka hati tuh 'Ya Allah pengin banget bisa kayak gitu lagi' gitu," kata Fairuz A Rafiq saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengenang masa-masa indah saat masih bisa mengajak ibudanya berlibur dan menikmati waktu bersama di luar rumah. Kini semua itu hanya menjadi kenangan.
"Dulu kan suka ngajak orang tua kita jalan-jalan, makan, vacation, liburan luar kota. Tapi kita sudah nggak bisa lakuin itu. Jadi apa yang bisa kita lakuin semaksimal mungkin kita kasih yang terbaik buat Mama gitu," tutur Fairuz A Rafiq.
Ibu tiga anak itu menceritakan bagaimana ibundanya terkadang mengingatnya dan cucu-cucunya, namun tak jarang juga lupa. Setiap kali menjenguk, ia dan anak-anaknya harus kembali mengingatkan siapa cucu-cucunya.
"Terus kadang ingat aku, kadang ingat anak-anaknya, kadang nggak. Pas begitu datang tuh kayak jadi sudah nggak ingat lagi, jadi harus di memorinya harus diulang lagi, dikasih ingat-ingat lagi," terang Fairuz A Rafiq.
Meskipun berat, pasangan suami-istri ini tetap berusaha menghadirkan keceriaan untuk sang ibunda. Fairuz dan Sonny sengaja membawa anak-anak untuk menghibur neneknya.
King Faaz diminta mengaji, sementara King Eijaz akan bernyanyi, semua dilakukan demi melihat senyum di wajah sang nenek tercinta.
"Sengaja ngajak anak-anak tuh kayak biar menghibur Mama, senang ada cucu-cucunya tuh senang," pungkasnya.
(ahs/mau)











































