Al Qaeda Rencana Culik Russel Crowe
Rabu, 09 Mar 2005 11:45 WIB
Jakarta - Gara-gara film Gladiator, Russel Crow menjadi target penculikan Al Qaeda. FBI pun turun tangan.Menurut pemberitaan majalah GQ, penculikan terhadap Russel Crow terjadi saat film tersebut akan dirilis. Dengan menculik Russel, jaringan teroris yang diincar polisi dunia ini menganggap mampu merusak kestabilan kultur masyarakat AS. FBI yang sudah mencium rencana penculikan ini langsung memberitahukan aktor kelahiran New Zeland tersebut. Dan sejak tahun 2001 FBI selalu berjaga-jaga di sekitar Crow."Tahun 2001 pertama kali saya mendengar kata al Qaeda dari FBI," aku aktor berusia 41 tahun tersebut dilansir Skynews.Crow yang tak mengerti rencana penculikan tersebut menganggapnya sebagai suatu ironi. Sebagai salah seorang ikon (budaya) AS, ia juga dianggap mampu menjadi perpanjangan tangan Al Qaeda untuk merusak kultur AS. "Saya masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi."Kendati menjaga keselamatannya, keberadaan agen FBI membuat Crow merasa tak nyaman. Kemana ia pergi, agen rahasia AS tersebut mengawasinya. Ketika syuting maupun ketika menghadiri acara Golden Globe. "Kalau dipikir-pikir saya seperti Elvis Presley. Kemana saya pergi, agen FBI tampak mengawasi." (ana/)











































