Senyuman Korban Pasca Bill Cosby Dipolisikan atas Pelecehan Seksual

Senyuman Korban Pasca Bill Cosby Dipolisikan atas Pelecehan Seksual

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Kamis, 31 Des 2015 08:50 WIB
Senyuman Korban Pasca Bill Cosby Dipolisikan atas Pelecehan Seksual
Foto: Reuters
Jakarta - Di tengah perasaan cemas yang dirasakan oleh keluarga Bill Cosby, ada satu orang yang tersenyum lega. Ia adalah Andrea Constand, salah satu korban pelecehan seksual sang komedian.

Senyuman Andrea mewakili lebih dari 50 orang wanita yang mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh Bill. Ia tak lagi bisa menyembunyikan kebahagiaannya, dan sama sekali tak mencoba untuk menghindar ketika paparazi berusaha untuk mengambil fotonya.

Kala itu Andrea tengah berada di Toronto, menunjukkan wajah bahagianya yang tertutup kacamata hitam, ketika mengajak anjing peliharaannya berjalan-jalan. Berdasarkan foto yang diunggah oleh Reuters, ia berpenampilan santai dengan jaket coklat yang dipadukan dengan skinny jeans, tanpa mempedulikan rambutnya yang nampak berantakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Bill Cosby Dipolisikan atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Melalui pengacaranya, Andrea pun mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian yang menepati janjinya. Dalam pernyataannya tersebut, ia juga berharap agar pihak kepolisian bisa segera menuntaskan kasus ini.

"Atas nama klien kami, Andrea COnstand, kami ingin berterima kasih kepada kantor Jaksa Montgomery, para detektif dan kepolisian Cheltenham atas perhatian dan kebaikan yang telah mereka tunjukkan kepada Andrea selama masa sulit ini. Kami memiliki keyakinan sepenuhnya kepada Mr. Steele, Ms. Feden dan timnya, yang telah membuat kami terkesan dengan keprofesionalannya. Sementara kasus ini tengah dalam proses peradilan, kami tak akan berkomentar lebih lanjut," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Mirror, Kamis (31/12/2015).

Bill Cosby menghadiri pembacaan tuntutan di pengadilan Philadelphia pada Rabu (30/12) waktu setempat. Sang komedian sama sekali tak menunjukkan ekspresi apapun ketika dituntun oleh pihak kepolisian untuk memasuki ruangan pengadilan.

(dal/dal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads