Nadya mengisahkan dirinya akhirnya diterima oleh salah satu universitas swasta di Jakarta. Ia memang ingin langsung melanjutkan pendidikannya sejak lulus sekolah menengah.
Meski punya jadwal yang padat, Nadya mengaku harus punya waktu untuk kuliah. Sebab, dua hal itu memang sangat penting bagi dirinya di masa mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, ia belum merasa keteteran dengan berbagai jadwal itu. Menurutnya, karena kuliah masih semester awal, ia masih bisa mengejar utang syutingnya.
"Masih suka bolos sih karena suka ada syuting siang, tapi untung pihak manajemen juga kasih dispensasi," katanya.
Meski sering tertinggal pelajaran, Nadya mengaku selalu menyempatkan diri untuk membaca buku-buku. Apalagi, jurusan yang dipilihnya itu juga tidak terkait dengan rumus-rumus.
"Tapi sebenarnya, kita sudah pelajari dasar-dasarnya. Menurut aku kuliah jurusan hukum itu mudah. Aku SMA itu jurusan IPA, cuma hukum nggak sesulit fisika yang harus hapal rumus. Belajar hukum dengan baca serius aja juga udah bisa kok," tuturnya.
Aktivitas padat itu tak jarang membuat Nadya merasa capek. Bahkan, ia menyebut dirinya sebagai orang tahanan.
"Ya gitu aja, hidupnya udah kayak tahanan kota," selorohnya. (nu2/mmu)











































