Rambut Millane Fernandez Ditempel Permen Karet Sampai Dihina di Jerman

Artis Paling Sering Kena Bully

Rambut Millane Fernandez Ditempel Permen Karet Sampai Dihina di Jerman

Desi Puspasari - detikHot
Jumat, 27 Nov 2015 15:02 WIB
Rambut Millane Fernandez Ditempel Permen Karet Sampai Dihina di Jerman
Foto: Gus Mun
Jakarta - Nama Millane Fernandez memang lebih dulu terkenal di Jerman. Millane mengawali debutnya sebagai penyanyi saat berusia 14 tahun di Jerman. Sayang saat dirinya terkenal, Millane juga di-bully oleh teman-temannya.

Lewat lagu berjudul 'Boom Boom' Millane yang masih berusia 14 tahun berhasil mencuri perhatian kancah musik Jerman. Alhasil, namanya mulai dikenal dan kesehariannya disibukkan dengan show dan syuting.

Tapi, kebahagiaannya menjadi artis ternyata tidak sama dengan kehidupan sehari-harinya. Dirinya justru menjadi bulan-bulanan beberapa temannya di sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi tiba-tiba mendadak terkenal, umur 14 anak-anak banyak yang iri. Aku dari hari ini ke besok, sibuk, show, ada anak-anak yang nggak terima. Umur 14 kita masih kecil tapi nggak kecil-kecil banget, justru aku banyak yang musuhin bukan ditemani," kisah Millane saat berbincang dengan detikHOT, Jumat (27/11/2015).

Selain itu, dara kelahiran 23 Juli 1986 itu juga tidak bisa dengan mudah menerima ajakan orang lain untuk berteman. Dirinya merasa, saat dirinya mulai terkenal tiba-tiba saja jadi banyak orang yang mau dekat dan berteman dengan dirinya. Saking banyaknya yang iri, teman-teman sekolahnya sering mem-bully fisik Millane.

"Ada yang iri sampai di belakang aku ada yang tega nempelin permen karet di rambut. Bukan di ujung rambutnya tapi di pertengahan. Sampai nggak bisa diapa-apain mau nggak mau harus dipotong pendek banget," kisahnya.

Tidak hanya bully secara fisik, perkataan dari mulut-mulut jahil juga sering didapat Millane. Pernah saat dirinya sedang naik kereta, tiba-tiba ada gerombolan perempuan yang mendekatinya dan langsung menghina dirinya.

"Kalau di sekolah didorong. Kalau di Jerman kan naik kereta, ada cewek-cewek nyamperin 'Kamu Millane ya?' Nggak mungkin dong aku bohong akhirnya aku bilang iya, terus mereka bilang 'Gua malas banget lihat muka lu di TV'," cerita Millane mengenang-masa-masa pahit itu.

"Aku bilang, ya udah kalau nggak suka bisa ganti channel. Terus dia bilang 'Eh kamu ngomong apa?' dan mereka kaya nggak terima gitu. Rambut aku dijambak," tambahnya.

Miris, saat dirinya sudah terdesak dan minta tolong, tidak ada satu orang pun yang menolongnya. Padahal saat itu kondisi sekitarnya sedang ramai dan dirinya orang-orang yang wara-wiri hanya melihatnya sekilas.

"Mungkin mereka kira ya kita-kita hanya anak kecil yang sedang bercanda," tandasnya.

Dirinya mengaku bisa terbebas dari bully saat lulus dari sekolah tersebut. Namun, dirinya bukan termasuk anak yang selalu mengingat masa lalu. Pernah menjadi korban bully justru membuat dirinya semakin kuat. (pus/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads