Pada sebuah esai bertajuk 'Error Breeds Sense' yang terdapat di sebuah buku yang diberi judul 'Prison Ramen: Recipes and Stories from Behind Bars', Shia menceritakan pengalamannya mendekam di balik jeruji besi. Kisahnya dimulai ketika ia masih berusia sembilan tahun.
"Aku pertama kali dipenjara saat berusia sembilan tahun. Kejadiannya terjadi di Pacoima, California. Saat itu aku dipenjara karena mencuri sepasang Nike Cortezes dari toko lokal dan dipenjara selama enam jam," kenang Shia, dikutip dari Celebuzz, Selasa (3/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Super Cute! Putra Lucy Liu Gemesin Banget
"Insiden selanjutnya terjadi di Chicago ketika aku tak mau pergi dari Walgreens (sebuah toko obat). Jadi aku dibawa keluar dengan paksa dan menghabiskan semalam di penjara. Dan yang baru-baru ini terjadi, aku berada di New York dan menonton 'Cabaret'. Aku bersikap cukup buruk ketika pertunjukan sedang berlangsung, dan akibatnya harus mendekam di penjara sekitar 25 jam," sambungnya.
Namun diakui Shia, insiden-insiden di masa lalu tersebut menjadi salah satu sumber kreatifitasnya.
"Ketika aku bingung dengan kreatifitas, aku berpikir soal kegagalanku dalam hidup dan dalam seni yang kukerjakan. Berpikir soal keburukanku bisa mengurangi ketakutanku. Aku merasa lebih bebas setelah berbuat kesalahan dan mencoba untuk memperbaikinya," pungkas Shia.
(dal/dal)











































