Taylor Swift Tuntut Balik Pria yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Taylor Swift Tuntut Balik Pria yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Kamis, 29 Okt 2015 14:07 WIB
Taylor Swift Tuntut Balik Pria yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Jakarta - Seorang mantan penyiar radio beberapa bulan lalu menuntut Taylor Swift karena merasa dirugikan atas dugaan pelecehan seksual. Dan kini, pelantun hits 'Bad Blood' itu menuntut balik pria bernama David Mueller tersebut atas kebohongannya.

David menuntut Taylor pada September lalu karena merasa dirugikan setelah seorang penjaga keamanan menuduhnya memegang bokong Taylor saat berfoto bersma di sebuah acara yang digelar di Pepsi Center, Colorado pada 2013 lalu. Akibat dari tuduhan tersebut, ia dipecat oleh radio KYGO, tempatnya bekerja, dua hari setelahmya.

Menurut Taylor, David, yang kala itu membantah tuduhan tersebut, mengklaim rekan kerja lainnya yang melakukan pelecehan tersebut. Namun, kekasih Calvin Harris itu menegaskan David lah yang bersalah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Mary-Kate Olsen Akan Menikah dengan Pria 17 Tahun Lebih Tua

"David Mueller mengklaim tuduhan itu dilayangkan kepada orang yang salah dan mengenai pemecatannya dari KYGO dilakukan tanpa alasan adalah sebuah kebohongan. Ms Swift tahu betul siapa yang melakukan pelecehan tersebut. Dan orang itu adalah David Mueller," ujar pengacara Taylor seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (29/10/2015).

Menurut sang pengacara, saat insiden tersebut terjadi, Taylor sangat terkejut dan marah. Ia bukannya memegang bokong sang idola, namun mengangkat sedikit rok bagian belakangnya.

Nantinya jika kasus ini dimenangkan olehnya, Taylor berniat untuk menyumbangkan denda yang harus dibayarkan David olehnya. "Uang tersebut didedikasikan untuk melindungi kaum perempuan dari tindakan pelecehan seksual yang serupa," pungkasnya.

(dal/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads