Pihak Risty yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya, Ina Rachman menjelaskan ketidakhadiran tersebut. Menurutnya, kondisi kesehatan sang klien yang tengah hamil itu sedang memburuk.
"Kondisinya Risty kalau bertambah buruk, pendarahan, keguguran siapa yang mau bertanggung jawab?" tanyanya retoris saat ditemui di PA Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau diharuskan datang ya nggak bisa. Mereka menuding Risty bohong, syuting atau happy-happy. Kalau wanita hamil nggak mungkin datang ke tempat yang akan memperburuk kondisi kesehatan kita," tambah Ina memperjelas.
Hari ini sidang yang beragendakan mediasi ternyata telah gagal diupayakan. Risty tetap pada keinginannya untuk berpisah dari Stuart.
"Mediasinya gagal, hari ini mediasinya dianggap gagal," tegas Ina lagi.
Sidang akan dilanjutkan dengan agenda masuk ke materi gugatan cerai.
(wes/mmu)











































