Terkadang tak semua followernya setuju dengan jalan itu. Ia bahkan kerap diejek para hater gara-gara terlalu sering pamer produk endorse.
"Makanya aku selalu siasati dengan foto yang bagus, dengan background yang bagus. Jadi aku kasih yang terbaik," ungkapnya saat berbincang dengan detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku juga nggak sesering itu. Nggak seekstrem misal dari atas sampai kaki endorse semua. Paling cuma casing handphone, aku milih-milih juga. Tiap hari endorse, aduh pusing. Itu kan dikejar-kejar juga, mereka minta foto juga," tuturnya.
Tapi tak semuanya berjalan mulus. Bintang 'Garuda di Dadaku' itu mengaku pernah dikerjai hacker. Bahkan, peretas itu meminta sejumlah uang agar Instagramnya kembali seperti semula.
"Jadi mereka nawarin software anti hack dengan membayarkan sejumlah uang. Hampir kena, tapi aku cepat lapor Instagram meski mereka balasnya sehari satu kali. Hacker itu minta Rp 3 juta, tapi aku pikir, kayaknya nggak mungkin banget. Nanti juga pasti mereka hack lagi," ujarnya.
(nu2/nu2)











































