"Hasilnya Subhanallah, dapat A. Aku ngambil implementasi ekonomi kreatif di kota Bandung," katanya ditemui di kawasan Panglima Polim Jakarta Selatan, Sabtu (12/9/2015).
Baca Juga: 'Shaolin of Soul' Keliling 6 Kota di Indonesia Maret 2016
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mimpi nggak muluk. Aku lagi pikirin agar kreativitas tidak dicontek orang lain. Kreatifitas itu mahal harganya. Kita semua harus memperjuangkan hak cipta agar adanya Undang-Undang," katanya.
Bagi Arzetti kuliah di usianya yang menginjak 39 tahun bukan halangan. Tapi, menimbulkan motivasi sekaligus contoh bagi anak-anaknya agar mau menuntut ilmu.
"Aku bilang belajar itu nggak ada batasan umur. Buat motivasi ke anak-anak juga. Pendidikan itu penting," tutupnya.
(dar/tia)










































