Dalam pidatonya tersebut, Jenner mengaku mengalami berbagai pengalaman dan perasaan yang berbeda dan campur aduk selama beberapa bulan terakhir. Ia juga mengatakan, tidak pernah merasa tertekan seperti sekarang ini jika dibandingkan dengan kehidupannya sebelum menjadi seorang transgender.
"Saya berlatih sangat keras, saya bersaing keras. Dan untuk ini, orang-orang menghormati saya. Tapi, masa transisi ini lebih sulit dari apa yang saya bayangkan. Dan hal tersebut terjadi untuk banyak orang selain saya. Untuk alasan itu, orang-orang transgender layak mendapatkan sesuatu yang penting. Mereka layak dihormati," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selalu ingin anak-anak saya bisa bangga dengan ayah mereka atas apa pencapaiannya dalam hidup. Kalian telah memberikan dukungan yang sangat lebih untuk saya. Saya sangat bersyukur memiliki kalian dalam hidup saya. Terima kasih," ungkapnya sambil menitikkan air mata.
"Jadi untuk kalian yang bertanya-tanya apa maksud dari semua ini, apakah itu keberanian, kontroversi atau publisitas, ini tentang apa yang terjadi di sini. Ini bukan tentang satu orang saja. Ini tentang ribuan orang. Ini bukan tentang saya. Ini tenang kita semua menerima satu sama lain. Kita semua berbeda. Itu bukan hal yang buruk, itu adalah hal yang baik," tutupnya.
(kak/kak)











































