Belum lama ini Holly merilis sebuah buku memoir bertajuk 'Down the Rabbit Hole'. Sang mantan model berkisah mengenai perlakuan yang diterimanya dari Hugh ketika masih tinggal di Playboy Mansion beberapa tahun lalu.
"Hef adalah seorang manipulator dan ia 'mengadu' para model satu sama lain. Aku saat itu menyadari tak diperlakukan dengan baik," ujar Holly seperti dikutip dari E! Online, Kamis (11/6/2015).
Baca juga: Reuni di Premier Film, Ian McKellen Kecup Bibir Patrick Stewart
Holly bertemu dengan Hugh pertama kali di sebuah klub malam di Los Angeles. Ketika pada akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke kediaman sang bos, wanita yang kini sudah berkeluarga itu merasa kurang nyaman dengan lingkungan yang terlalu kompetitif antar model.
"Seorang 'pacar' Hef bernama Tina menuntunku ke dalam kamar tidur. Aku kadang tersandung barang-barang yang berserakan di lantai. Banyak tumpukan kaset video setinggi langit-langit, lukisan, boneka-boneka dan hadiah. Dua layar televisi besar menampilkan grafik berbau porno. Seorang pria pucat melakukan 'bisnisnya' sendiri, mengisap ganja sebelum memberikannya pada seorang cewek pirang. Para 'kekasihnya' duduk membentuk setengah lingkaran di tepi tempat tidur dalam keadaan telanjang," kenangnya mengenai keadaan salah satu kamar di Playboy Mansion.
(dal/mmu)











































