Sang pengacara kala itu mengancam Whitney akan mengungkapkan 'keintiman' dari perselingkuhannya dengan seorang asisten wanitanya kala itu, kecuali bersedia membayar US $250 ribu (Rp 3,3 miliar). Ancaman tersebut ditujukan kepada penyanyi asal Amerika Serikat itu di tahun yang sama dengan pernikahannya dengan sang mantan suami, Bobby Brown.
"(Nama dihilangkan) bilang (Nama dihilangkan) bercerita padanya kalau (Nama dihilangkan) mengetahui detail secara intim mengenai hubungan asmara Whitney Houston, dan akan menyebarkan informasi tersebut pada publik kecuali (Nama dihilangkan) dibayar US $250 ribu. (Nama dihilangkan) bilang pada (Nama dihilangkan) kalau kliennya akan menandatangani persetujuan rahasia kalau (Nama dihilangkan) sudah membayar US $250 ribu," demikian potongan dari dokumen rahasia tersebut seperti dikutip dari Mirror, Selasa (9/6/2015).
Baca juga: Demi Lovato Cantik Tanpa Make-up, Lionel Messi Pamer Kemesraan Bareng Keluarga
Pernyataan tersebut diungkapkan dalam buku bertajuk 'Whitney & Bobbi Kristina: The Deadly Price of Fame' yang ditulis oleh Ian Halperin. Pemerasan tersebut didasarkan atas dugaan hubungan asmara Whitney dan asistennya, Robyn Crawford.
Menurut Ian, Whitney telah memberi sebuah mobil Porsche hitam kepada Robyn sebagai 'tanda' persahabatan mereka sehari setelah sang diva menikah dengan Bobby. Menurut keterangan mantan bodyguard, Kevin Ammons, ayah Whitney John Houston diklaim kurang menyukai Robyn dan cemas sang asisten akan mengungkap hubungan asmara keduanya pada publik.
(dal/mmu)











































