"Februari 2014 Cupi putus pas itu Cupi ditinggal nikah. Karena perbedaan agama juga putus," kenang Cupi, saat ditemui di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Tak hanya itu, ia juga mengakui kebanyakan pria yang memacarinya tidak tulus. Kata Cupi, mereka hanya lihat dari bentuk badannya saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kesepian, Cupi mengaku lebih nyaman sendiri. Menurutnya, ia masih agak berat untuk kembali menjalin asmara.
"Bersyukur sih setahun lebih sendiri. Cupi nggak trauma sebenarnya, tapi ke depannya mending nggak pacaran, tapi taaruf," tandasnya.
Sebagai pedangdut, Cupi mengaku kerap mendapat ajakan menemani makan dan karaoke para pria. Ia mengaku tak munafik dengan menerima ajakan tersebut.
"Cupi sebal lihat teman-teman pedangdut kita pada munafik bilangnya penghasilannya pure nyanyi. Kalau pure nyanyi, terus harta mereka dari mana kayak mobil atau apartemen. Kalau Cupi jujur mau diajak makan dan karaoke," akunya.
Sekadar menemani karaoke dan makan malam, ia mengaku bisa mendapat hadiah sampai puluhan juta. Tapi, ia mengaku tak akan melayani pria yang sampai mengajaknya tidur.
"Bisa dapat Rp 10 juta untuk nemanin makan. Kalau karaoke bisa dapat Rp 20 juta. Kalau untuk ajak tidur, Cupi menolak. Cukup makan dan karaoke, it's oke," jelasnya.
(mau/nu2)











































