Setelah 17 Tahun, Pangeran Harry Bertemu Guru yang Bantu Hadapi Kematian Diana

Setelah 17 Tahun, Pangeran Harry Bertemu Guru yang Bantu Hadapi Kematian Diana

- detikHot
Rabu, 13 Mei 2015 11:00 WIB
Setelah 17 Tahun, Pangeran Harry Bertemu Guru yang Bantu Hadapi Kematian Diana
Jakarta -

Reuni tak terduga terjadi ketika Pangeran Harry tiba di Christchurch, Selandia Baru belum lama ini. Sang pangeran bertemu dengan mantan gurunya, yang memiliki peran cukup penting dalam kehidupannya.

Ketika menyapa publik yang berbaris untuk bertemu dengannya, Harry terkejut ketika melihat Vicky McBratley yang berdiri di antara para penggemar yang meneriakkan namanya. Ia adalah mantan gurunya di Berkshire ketika sang pangeran masih berusia 12 tahun.

Sang guru, yang kini menetap di Selandia Baru, menunjukkan kumpulan foto-foto masa sekolah Harry. Vicky mendeskripsikan masa-masa itu sebagai 'kenangan Ludgrove'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Wow! Bruce Willis Beri Tips Rp 11 Juta pada Pramusaji

"Ya Tuhan, aku mengingatmu! Sudah lama tak bertemu," ujar Harry terkejut, seperti dikutip dari Express, Rabu (13/5/2015).

Harry mengenyam pendidikan di sekolah esklusif di Wokingham pada 1992 hingga 1998, masa-masa ketika Pangeran Charles dan Putri Diana bercerai. Termasuk juga ketika sang putri meninggal dunia karena kecelakaan maut.

Vicky adalah salah satu guru yang dekat dengannya di masa-masa sulit tersebut, yang kala itu juga baru saja kehilangan sang ibunda. Di masa lalu, keduanya kerap berbincang mengenai sosok ibu yang sudah tiada ketika berkumpul di asrama pada malam hari.

"Harry terlihat sangat kaget dan menyapaku, 'Halo Vicky, senang bertemu denganmu'. Ia lalu menciumku dan kami pun mengobrol. Ia sangat menyenangkan, ramah dan sosok anak yang baik. Senyumnya masih sama," tutur Vicky sesaat setelah bertemu dengan Harry.

(dal/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads