Ini Komentar Neno Warisman Soal Tudingan Penipuan Travel Umroh

Ini Komentar Neno Warisman Soal Tudingan Penipuan Travel Umroh

- detikHot
Sabtu, 07 Mar 2015 16:50 WIB
Ini Komentar Neno Warisman Soal Tudingan Penipuan Travel Umroh
Jakarta -

Neno Warisman dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan oleh suami istri bernama Geodi Naim dan Mirza Dewiyanti pada 8 Januari 2015. Mereka mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan.

Keduanya mengaku adalah konsumen dari Neno Tour, sebagai biro perjalanan umroh ke Tanah Suci. Beberapa persyaratan pun telah disiapkan untuk keberangkatan tanggal 23 Desember 2014.

Tapi setibanya mereka di Bandara Soekarno Hatta pada waktu yang sudah ditentukan itu, pihak Neno tidak jadi memberangkatkan mereka dengan alasan visa belum keluar. Mereka pun akhirnya kembali keesokan harinya. Tapi lagi-lagi janji itu tidak bisa ditepati dengan alasan yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ternyata visa nggak keluar juga. Ada 32 orang yang tidak berangkat. Sedangkan Neno berangkat bareng 52 jamaah lainnya," ujar pengacara pasangan itu, Ahmad Ramzy beberapa waktu lalu.

Pihak Neno dinilai Ahmad sudah mengembalikan kerugian kepada 30 jemaah. Tapi menurutnya, hingga kini Neno belum juga memberikan hak dari dua kliennya.

"Klien saya belum diganti sebesar 2550 dollar. Akhirnya lapor ke Polres Jaksel," tutur Ahmad.

Mengenai tudingan dengan nomor laporan LP/40/K/I/2015/Restro Jaksel itu, Neno pun angkat suara. Menurut aktris senior itu, dirinya merasa telah difitnah.

"Yang pertama saya ingin katakan adalah dugaan tersebut 100 persen fitnah yang sangat keji buat saya. Karena saya tidak melakukan penipuan. Dan, bahkan sebaliknya, selama 3 tahun beroperasi dengan izin resmi, kami sudah menerbangkan ribuan jamaah yang tak memiliki kasus, yang ada justru apresiasi atau rasa puas dari jamaah," ungkapnya saat ditemui di kawasan Senayan, Sabtu (7/3/2015).

"Saya merasa kemarin terlalu dini mereka melakukan tindakan ke media. Karena saya bukan tersangka, saya hanya saksi. Semua sudah kami serahkan ke kuasa hukum. Neno tur sudah lakukan kewajiban data-data yang bisa membuktikan kami tidak melakukan penipuan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Neno juga menuturkan beberapa sanggahan mengenai pemberangkatan 30 jamaah umroh seperti yang dituduhkan di atas.

"Karena pembatalan itu, hanya dalam waktu 5 hari, 29 orang semuanya dibayarkan kembali. Semua bukti pembayaran lengkap, semua hadir, datang pada hari itu. Tapi mereka (pihak yang melaporkan Neno) tak mau menerima. Masalah bukan ada pada Neno, tidak ada seperti itu. Kami berangkatkan semuanya, 13 dari 32 itu jadi berangkat," ungkapnya.

(nu2/nu2)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads