Dituding Lecehkan Warga Papua, Cita Citata Ogah Tempuh Jalur Hukum

Dituding Lecehkan Warga Papua, Cita Citata Ogah Tempuh Jalur Hukum

- detikHot
Selasa, 17 Feb 2015 06:59 WIB
Dituding Lecehkan Warga Papua, Cita Citata Ogah Tempuh Jalur Hukum
Cita Citata (Dicky/detikHOT)
Bekasi - Kasus Cita Citata yang dituding melecehkan warga Papua ternyata belum kunjung usai. Pelantun yang melejit namanya lewat hits 'Sakitnya Tuh di Sini' tak menyangka kasusnya akan berkepanjangan hingga saat ini.

Meski begitu, dirinya belum mau menempuh jalur hukum atas apa yang terjadi. Ia lebih memilih untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

"Sebenarnya bukan Cita nggak mau melibatkan pengacara, tapi ini dari Cita sendiri. Cita akuin Cita salah dan Cita mau minta maaf," katanya saat ditemui di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/2/2015) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca: Permintaan Maaf Cita Citata, Kabar Lamaran Ariel dan Sophia

Banyaknya pekerjaan yang saat ini harus dijalankannya, juga menjadi alasan Cita mengapa dirinya enggan menempuh jalur hukum.

"Cita nggak siap sih. Cita banyak kerjaan, tolonglah jangan. Cita juga niat bertemu minta maaf. Sungkem langsung juga. Bukan maksud Cita mau menghina, rasis apa segala macem," katanya lagi.

Dalam kesempatan jumpa pers tersebut, Cita juga menjabarkan apa yang sebenarnya terjadi.

"Kronologisnya bukan seperti itu. Jadi ada wartawan yang tanya, kenapa mukanya nggak dicorengin? Ya karena memang harus tampil tampil cantik di acara itu, jadi jawabannya cantik kan, tidak seperti orang Papua," jelasnya.

Baca Juga: Stevie Wonder Bersiap Rilis Album Baru

Insiden itu bermula saat Cita mengisi sebuah acara dengan mengenakan atribut budaya Papua. Namun, saat menjelaskan soal make-up dan kostum yang dikenakannya di sebuah program infotainment, Cita sempat berkomentar yang dianggap menyinggung warga Papua.

"Saat itu Cita kan jawab, make up-nya tetap cantik, kostumnya pakai ala Papua. Nah pertanyaan wartawan, kok mukanya nggak dicoret? Poin itu, Cita coba minta maaf, mau ketemuan, mau minta maaf secara media," kata John Gluba.

John Gluba Gebze menganggap ucapan Cita tersebut melecehkan warga Papua. John Gluba Gebze adalah mantan Bupati Merauke.

(wes/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads