"Aku baru saja tahu mengenai niatnya. Bruce bicara padaku mengenai detailnya, dan kami bicara sangat panjang mengenai hal itu," ujar Esther seperti dikutip dari Mirror, Rabu (4/2/2015).
Esther mengaku mendukung apapun keputusan Bruce. Bahkan, wanita paruh baya tersebut mengaku bangga kepada putranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tak pernah merasa lebih bangga pada Bruce dari ini untuk siapapun dia, saat menjadi seorang ayah, menjadi atlet Olimpiade, pembicara yang luar biasa. Ia menanamkan semangat pada semua orang. Ia diberkahi," lanjutnya.
Bruce memutuskan untuk bicara mengenai keputusannya dengan sebuah tujuan, lanjut Esther. Ia ingin menolong siapapun yang menghadapi isu yang sama dengannya.
(dal/mmu)











































