Pedangdut Camel Petir tak hanya membuat pengakuan soal pernikahan sirinya dengan seorang pejabat yang belum mau ia sebutkan identitasnya. Camel juga berujar bahwa dirinya sempat dipaksa untuk menggugurkan kandungan.
Ditemui di Studio Palem, Kemang Utara X, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2015) Camel buka-bukaan soal hubungannya dengan pejabat yang ia sebut seorang bupati. Menurut Camel hingga kini anaknya tak diakui, padahal ia mengaku sudah menikah secara siri empat tahun lalu.
"Dari pas dia tahu saya hamil memang disuruh gugurin. Katanya kalau gugurin mau dikasih mobil Alphard atau segalanya," beber Camel yang terkenal dengan lagu 'Minta Duit' itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku bilang nggak mau (gugurkan kangungan). Akhirnya begini, meski aku (istri) yang kedua kan nggak berarti harus gugurin. Kalau ibarat kata orang ada bekas pacar atau bekas istri tapi nggak ada bekas anak," lanjutnya.
"Waktu hamil 6 bulan aku dibawa ke suatu daerah buat gugurin. Aku nggak mau sampai teriak-teriak," ucap Camel.
Saat ini anak lelaku Camel yang bernama Luki Rusdi Barak itu sudah berusia 2 tahun. Ia berharap status anaknya diakui agar bisa mengurus akta lahir.
(pus/ich)











































