Kesuksesan Syahrini bisa dibilang hasil kerjasama tim. Tanpa orang-orang di belakangnya, Syahrini mungkin tidak akan secetar sekarang ini.
Tim inti manajemen Syahrini terdiri dari manajer personal, manajer bisnis dan PR, road manajer, dan seorang sekretaris. Itu belum termasuk penata rambut, penata gaya dan asisten.
Manajer personal Syahrini tak lain adiknya sendiri, Aisyahrani. Memiliki hubungan darah, perempuan yang akrab disapa Rani itu tidak menampik menemui banyak kesulitan mengurus sang kakak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalkan gini, dia sekarang kan lagi pacaran tuh, dia tiba-tiba pernah minta cancel acara minggu depan, soalnya mau ketemuan. Kadang aku suka marah. Ya aku pasti nggak ngebolehinlah," lanjutnya memberi contoh.
Sementara, manajer bisnis dan PR Syahrini bernama Reindhy. Bergabung dari tahun 2002, Reindhy banyak mengurus soal konsep pencitraan pelantun lagu 'Sesuatu' itu di media massa atau pun media sosial.
"Aku sudah kenal dari tahun 2000-an. Jadi lebih banyak tahu soal dia, karakternya. Kadang nggak perlu ngobrol, apa yang dia mau kita tahu. Sebagai manajemen harus berpikir selangkah di depan dia. Alhamdulillah selama ini cocok," ujar Reindhy.
"Yang penting itu kita harus mengurus pengembangan dia mau dibawa ke mana, tampilan mau seperti apa. Nggak boleh statis, membosankan. Artis itu harus selalu ada yang baru. Kalau Syahrini sekarang di tahap mempertahankan, itu yang susah. Mempertahankan agar mood-nya selalu oke menghasilkan karya cetar membahana," jelasnya.
(hkm/mmu)











































