Juara Indonesian Idol 2008, Aris mengamen di terminal dan kereta sejak remaja. Ia pun memiliki banyak pengalaman saat hidup di jalan.
Salah satu yang tak terlupakan Aris, yaitu ketika dirinya dipalak oleh pengamen mabuk di dalam angkutan umum. Padahal saat itu, ia juga masih mengamen.
"Kejadiannya 2006, waktu itu belum ikut Idol. Abis ngamen, waktu itu gue mau antarkan temanku cewek pulang. Kita turun di stasiun Jatinegara. Supaya nggak repot naik angkot, gitar aku titipin di WC stasiun," tuturnya saat ditemui detikHOT belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aris mengungkapkan mereka cukup memaksa meminta uang. Aris pun akhirnya terpaksa memberikan uang hasil mengamen yang ada di kantongnya.
"Daripada kenapa-kenapa, gue kasih duit 20 ribu. Padahal duit gue tinggal segitu-segitunya buat makan. Gue pengin bilang kalau gue pengamen juga tapi ngelihat kondisinya kayaknya mereka nggak bisa diajak ngomong," tutur Aris.
Menurut Aris, pengamen-pengamen seperti itu yang menjelekkan profesi penyanyi jalanan. Menurutnya, banyak pengamen yang benar-benar menggantungkan hidup dari mengamen, bukan untuk mabuk-mabukan.
(hkm/mmu)











































