Pelantun 'Belah Duren' itu mengatakan, dirinya sudah mengetahui bahwa pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharamkan apa yang dilakukan. Lalu, apa tanggapannya?
"Kalau ulama bilang haram, iya saya mengerti. Apa yang saya lakukan ini sepatutnya tidak saya lakukan," jawabnya enteng saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Terminal 2E, Cengkareng, Tangerang, Kamis (9/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang kan nggak tahu perjuangan saya seperti apa. Ini saya belum berjuang sudah ditembak duluan. Tenang dululah," pintanya.
Ia pun menegaskan bahwa dirinya akan bertanggung jawab atas apa yang telah diputuskan.
"Saya harus lakukan sesuatu ini karena kesehatan saya. Sesuatu yang saya yakinkan saya harus hidup dengan ini," terangnya.
(wes/mmu)











































