Sigi pun menceritakan pengalaman yang tak terlupakan saat ia pertama kali lomba marathon di Singapura 2011 silam.
"Sakit badan udah pasti. Tapi yang paling nggak enak waktu kaki sampai lecet dan berdarah-darah karena shock nggak pernah latihan," ujar ibu satu anak ini saat ditemui di Kebon Jeruk, belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lari 42 kilometer untuk pertama kali itu rasanya kayak, duh kok nggak habis-habis ya," kisah Sigi lagi seraya tertawa.
Meski pengalaman pertama dirasa tak menyenangkan, perempuan 31 tahun ini tak kapok. Sejak saat itu dirinya berburu berbagai ajang marathon untuk ia ikuti.
"Yang terakhir ke San Fransisco. Sampai sekarang kalau ada lomba marathon juga pengennya ikut terus," pungkasnya
(doc/hkm)











































