Menurutnya, itu adalah hal yang paling vital. Tessa pun tak mau anaknya mengikuti keyakinan sang ayah ketika masih kecil.
"Nanti kalau sudah 13 tahun, baru boleh memilih. Kalau sekarang biarkan seperti ini, jangan dimacam-macamkan," pinta Tessa saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (1/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses perceraian keduanya kini terus berlanjut. Hakim pun meminta didatangkan saksi dan bukti dalam sidang minggu depan.
Pihak Sandy juga setuju dengan permintaan istrinya itu. "Sandy menyadari anak-anak masih di bawah umur. Sandy juga paham biarkan anak tumbuh berkembang dengan dirinya, biar mereka pilih sendiri," ungkap pengacara Sandy, Andriko Saputra dalam kesempatan berbeda.
(nu2/mmu)











































