Tak hanya itu, Sandy juga mengaku yang membuat hatinya perih adalah anak-anak. Bukan hal mudah memang menghadapi sebuah perceraian.
"Walaupun perih harus saya jalani, tapi yang membuat hati saya perih adalah anak-anak," ungkapnya, Rabu (20/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang semua sudah disepakati bersama dengan keluarga besar juga, saya cuma bisa pasrah karena inilah jalan hidup saya. Tolong hargai," harapnya.
Tessa melayangkan gugatan cerai melalui kuasa hukumnya, Elza Syarief pada 16 Juli lalu. Sidang perdana perceraian itu akan digelar pada 25 Agustus 2014.
(nu2/mmu)











































