Ia menilai, ada beberapa hal di Surabaya yang mengingatkannya pada jasa-jasa para pahlawan. Monumen Bambu Runcing di Surabaya juga diakuinya membuat suasana kemerdekaan lebih terasa.
"Baunya lain, gue merasa lain aja kalau di sana. Tapi semenjak nenek meninggal, rumah Belandanya juga dijual," kisahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gue juga sebenarnya pejuang, menjadikan hidup lebih berarti, perjuangan keluarga, karier. Terlebih membantu yang kurang beruntung, perjuangan itu tanpa pamrih," ungkapya.
(nu2/mmu)











































