"Secara hukum sebagai orang dewasa, dia bisa melakukan tindakan itu," ungkap pengacaranya, OC Kaligis, Rabu (6/8/2014).
Marshanda mengaku dirinya hanya ingin tinggal di apartemen karena sudah waktunya untuk mandiri. Tapi keinginan itu dianggap sang ibu sebagai tindak perlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dituturkan Chacha, pada 26 Juli sang ibu bersama beberapa aparat keamanan dari Polsek Tebet menjemputnya. Kapolsek Tebet, Kompol I Ketut Sudarma mengakui pihaknya diminta tolong oleh ibunda Chacha dengan alasan untuk memberikan obat kepada sang anak.
"Dia jelaskan, anakku lagi sakit dan ini ada dokter yang merawatnya. Aku mau ngasih obat anakku," ungkapnya menirukan ibunda Chacha saat dihubungi detikHOT, Rabu (6/8/2014).
Tapi, menurut OC Kaligis kliennya itu disuntik paksa oleh petugas rumah sakit. Ia pun menduga, bisa saja obat tersebut sebagai rekayasa agar kliennya itu terkesan sakit.
Padahal, menurut Chacha, dirinya merasa tubuhnya dalam keadaan baik-baik saja. Atas tudingan itu, hingga saat ini ibunda Marshanda belum juga bisa dimintai komentarnya.
(nu2/mmu)











































