Ibunda Meninggal Usai Berobat, 'R' Polisikan UGB

Ibunda Meninggal Usai Berobat, 'R' Polisikan UGB

- detikHot
Kamis, 19 Jun 2014 07:09 WIB
Ibunda Meninggal Usai Berobat, R Polisikan UGB
Jakarta - Guntur Bumi masih belum lepas dari masalah terkait praktik pengobatannya. Kini ada satu lagi yang mengaku mantan pasien dari pria yang biasa disapa UGB tersebut.

Secara tiba-tiba perempuan berinisial 'R' itu menggelar jumpa pers bersama pengacaranya. Kala itu, ia pun berkisah mengenai awal mula berobat ke tempat UGB pada November sampai Desember 2011 lalu.

"Ibu saya di situ berobat sampai lima kali. Lima kali itu, ibu saya selalu disetrum. Saya juga disuruh disetrum oleh kakaknya Guntur, Gentar Alam," ujarnya saat ditemui di Plaza Arion, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (18/6/2014).

Tiap disetrum, menurutnya, keluar benda-benda aneh dari tubuh ibundanya seperti paku dan ulat. Saat itu, lanjutnya, ibundanya diklaim Gentar Alam terkena santet.

"Di situ ibunda saya diminta uang Rp 14,5 juta untuk pengobatan. Tapi nggak ada sembuhnya sama sekali, malah dimintain duit terus," papar Rika lagi.

Tak kunjung sembuh, malah Rika mendapat musibah ketika ibundanya meninggal. Ia menduga kematian sang ibunda disebabkan pengobatan di tempat suami dari Puput Melati tersebut.

"Lima kali pengobatan, pas selesai pengobatan kelima itu dua harinya ibu saya langsung meninggal. Ibu saya meninggal umur 53 tahun," terangnya dengan mata berkaca-kaca.

'R' mencoba mengontak UGB atau pun Gentar Alam. Tapi, kontak tersebut sama sekali tak digubris kedua belah pihak.

Alhasil, rasa kecewanya kemudian dituangkan ke pengacara Andar Situmorang. Kemudian, ia pun melaporkan UGB dan Gentar Alam ke pihak berwajib atas dugaan melakukan penipuan.

Sementara pihak UGB juga telah memberikan komentarnya mengenai tudingan itu. Menurutnya, hal tersebut tidak ada hubungannya dengan pengobatan UGB.

"Nggak ada hubungannya, bisa jadi nanti ada juga orang berbondong-bondong ke polisi gara-gara meninggal habis berobat di alternatif lainnya," tegas pengacara UGB, Ramdhan Alamsyah.

"Kenapa juga baru mencuat sekarang. Harusnya juga ada bukti forensik dari kepolisian, itu meninggal karena salah obat apa diracun. Harus jelas dong," lanjutnya.

(nu2/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads