Selain merasa bosan dan ingin punya pengalaman baru, Sandra mengaku keputusannya untuk merantau ke Jakarta karena salah satu hal lain. Yakni ia tak ingin dirinya bernasib sama seperti teman-temannya yang menikah usai lulus SMA.
"Buatku nggak seru aja, abis SMA nikah. Di kampungku begitu, biasanya udah lulus nikah dan nikahnya juga sama teman-teman sepermainan," ujarnya.
Sandra pun kemudian memutuskan pergi ke Jakarta. Ia tinggal di rumah pamannya selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.
Alumni London School of Public Relations ini mengungkapkan kuliah adalah masa-masa perjuangannya untuk bisa mandiri.
Sempat syok dengan keadaan Jakarta yang padat, Sandra mencoba beradaptasi tinggal di ibukota.
"Yang aku inget aku belajar naik bis dan ngehafal jalan. Masih inget aku belum punya mobil di Jakarta, setiap hari lari-lari ngejar angkutan umum biar nggak telat ke kampus," kisahnya.
(doc/kmb)











































