Kini menjadi tugas Maia untuk membantu mengembalikan kondisi Dul. Maia pun punya beberapa cara untuk menjaga Dul.
"Terapi psikologis belum, saya hanya mendekatkan diri sebagai orangtua ke anak. Saya mengajak dia, menyenangkan hati. Kayak berlibur, melupakan kejadian itu," ungkapnya usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (26/5/2014).
Menurut Maia, Dul kini juga tinggal di rumahnya. Menurutnya, meski kecelakaan yang menewaskan 7 orang itu sudah cukup lama dialami Dul, tapi kondisinya masih trauma.
"Dia suka trauma ketemu orang ramai, dia masih yang langsung kabur. Secara psikis, kalau lihat mobil ngebut dia masih suka trauma," kisahnya.
(nu2/mmu)











































