Menurut R, ketua DPD FPI Jakarta itu telah memuat pernyataan yang memojokkan dirinya. Selon yang merupakan sahabat UGB memang memberikan tanggapan mengenai R yang diduga hanyalah oknum yang memeras sang ustad.
"Pada hari ini resmi melaporkan Habib Selon atas beritanya per tanggal 1 april 2014 yang memfitnah klien saya sebagai berikut pengakuan R sudah dirancang dari awal. Selanjutnya Habib Selon mengatakan kalau kita sudah lama mengenal saudari R dan menyebut 'maling teriak maling'," tutur pengacara R, Daniel Dohar Pakpahan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/4/2014).
Daniel menuturkan, pihaknya merasa keberatan atas pernyataan Selon di media. "Ini namanya fitnah dan dijelaskan ada pihak-pihak yang sengaja merancang pemerasan sahabatnya dalam hal ini UGB tolong dibuktikan ini keterangan habib Selon," lanjut Daniel.
Menurut perkembangan berita, menurut penuturan warga dan tetangga, R diketahui pernah bekerja sebagai wanita penghibur. Saat disinggung langsung R sendiri tak membantah ataupun membenarkan.
R hanya meminta agar masa lalunya tak diungkit-ungkit lagi. Tapi kubu pihak UGB akhirnya berkomentar. Selon juga mengaku mencium adanya unsur 'bumbu' yang dilebih-lebihkan dari pengakuan R.
Tapi R mengaku sudah kecewa dengan ucapan Selon tersebut. "Sebagai ulama nggak seharusnya memvonis begitu kepada saya, saya kan manusia maupun kerja siang atau kerja malam," aku R di tempat yang sama.
R pun disinggung lagi kabar mengenai statusnya pernah menjadi wanita malam. Ia lagi-lagi tak mau membahas.
"Nggak, nggak mau membahas, kita mau bahas pelecehan," tampik R.
(kmb/mmu)











































