Terhitung, banyak kuis dan acara sukses dibawakan oleh keduanya. Misalnya saja Sogi, awalnya pria bertubuh gemuk adalah seorang penyiar radio. Lantas namanya semakin dikenal saat menjadi salah host dalam program Extravaganza Trans TV.
"Dahulu sulit sekali, sekarang makin banyak lapangan pekerjaan di dunia broadcast. Tentunya, harus didukung dengan kemampuan yang memadai. Oleh karena itu, saya ingin berbagi kisah perjalanan karir sejak mengalami era analog hingga digital saat ini," ujarnya saat ditemui dalam Jumpa Pers Launching Pembukaan Program Kursus Broadcasting Radio/TV dan Announcer, lembaga Pendidikan Interstudi, Sabtu (22/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sebuah kesempatan untuk saya berbagi ilmu kepada calon-calon public speaking muda. Tidak hanya ingin menyalurkan kemampuan yang saya miliki, saya juga ingin menumbuhkan bakat-bakat yang dimiliki kaum muda di dunia broadcasting," kata Farhan saat live streaming melalui Skype.
Selain Farhan dan Sogi, public figure seperti desainer, Adjie Notonegoro juga turut menjadi dosen. Sebagai seorang desainer, Adjie yang karyanya sudah banyak dipakai oleh para artis akan menjadi dosen dan pengajar fashion.
"Saya ingin membawa nama Indonesia ke kancah Internasional. Kita berkarya harus bisa original," tandas Adjie Notonegoro.
(pus/utw)











































