Iyo menuturkan, pada Sabtu (22/2/2014) malam kemarin dirinya bersama dan personil PS lainnya sempat menghadiri acara undangan pernikahan.
"Pulang dari acara undangan, saya terusin ngobrol sama teman-teman lainnya di Camden," kata Iyo saat ditemui di kediamannya di Jalan Mutumanikam Bandung, Minggu (23/2/2024).
Iyo yang datang sekitar pukul 22.00 WIB berkumpul dengan lima temannya yang lain di Camden. Hingga sekitar pukul 00.10 WIB, tiba-tiba datang sejumlah orang berpakaian preman yang datang. Tanpa ada omongan apapun, Iyo langsung didekati dan dipukul botol.
"Saya duduk di bagian belakang, tiba-tiba datang dua orang. Mungkin karena saya terlihat ofensif, ingin tahu ada apa, pas saya berdiri, saya dipukul botol minuman," tutur Iyo.
Sebelumnya ia juga melihat temannya dipukul. Usai dipukul ia tak jatuh tak sadarkan diri dan tak bisa melihat jelas kejadian tersebut.
"Saya sudah berlumuran darah," katanya. Lalu ia dibawa ke RS Borromeus untuk mendapatkan tindakan medis.
Luka vertikal di keningnya pun dijahit lebih dari 20 jahitan. Iyo pulang ke rumahnya sekitar pukul 04.00 WIB dengan perban menutupi kepalanya.
Meski tak melihat mengenakan seragam, diyakini yang memukuli Iyo dan teman-temannya adalah polisi karena menurut informasi yang ia dapatkan, di luar tempat tersebut terdapat truk polisi.
detikHOT mencoba melakukan konfirmasi mengenai kejadian tersebut kepada Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, namun ia belum mendapatkan informasi. "Nanti saya cek dulu," ujarnya, Minggu (23/2/2014).
(tya/ich)











































