Dengan menggunakan kemaja biru muda, Farhat Abbas terlihat mendatangi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, pada pukul 10.00 WIB, Senin (27/1/2014). Farhat diperiksa terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik atas laporan Ahmad Dhani.
"Ini ada dua agenda, pertama laporan pidana kita untuk segera memeriksa Dhani. Kemudian hari ini saya juga diperiksa atas laporan Dhani kepada saya. Nah itu ada beberapa pertanyaan soal tweet-tweet saya," ucap Farhat ketika keluar dari kantor Krimsus Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seolah tak mau kalah Farhat berargumen kalau yang dituliskan dalam akun Twitter-nya adalah kenyataan.
"Harus kita pikirkan, inti dari permasalahan ini adalah tewasnya tujuh korban (dalam kecelakaan AQJ). Saya akui kritik-kriitik saya emang pedas. Tapi kan sudah diklarifikasi," celetuk Farhat santai sambil berjalan ke mobilnya.
Dalam laporan, Ahmad Dhani sudah menyerahkan 140 bukti kicauan Farhat di Twitter. 140 Bukti itu pun menjadi bukti kalau Farhat sudah mencemarkan nama baiknya dan bohong.
"Ada sekitar 17 tweet saya yang dibilang keras dan mencemarkan nama baik dia (Dhani), sebenarnya dia harus bersyukur keluarga korban sudah mau mencabut dan menerima segalanya," tandas Farhat yang menyelesaikan pemeriksaannya sekitar pukul 13.30 WIB.
Kasus ini sudah berjalan selama sebulan lebih. Farhat sendiri juga melaporkan balik Dhani.
(pus/kmb)











































